Ternyata Urine Punya Banyak Warna! Waspada yang Satu Ini

by | Jan 15, 2026 | Edukasi | 0 comments

“Minum air putih yang banyak” 

Sering banget ya kita dengar perintah ini dari setiap orang. Memangnya kenapa sih kita harus minum terus? Terlebih lagi harus minum air putih. Kalau gak haus, memangnya bisa ketelan?

Air adalah kebutuhan dasar bagi tubuh kita, karena 60% bagian dari tubuh manusia adalah air. Jika kita kekurangan air, maka darah kita akan mengental hingga membuat darah menjadi beku. Ketika darah membeku, jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah. Beban yang terlalu berat akan dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan memperbesar risiko komplikasi penyakit jantung dan pembuluh darah.

Aritmia (detak jantung tidak teratur) juga dapat terjadi ketika kita dehidrasi. Sinyal listrik yang meregulasi detak dan irama jantung dapat terganggu. Kemungkinan terburuknya adalah henti jantung.


Warna Urine dan Penjelasannya

Untuk mengetahui apakah kita mengalami dehidrasi atau tidak sangatlah mudah. Melalui warna urine, sebagaimana dilansir dari Eka Hospital:

  1. Bening

Warna urine ini menandakan jika kita cukup atau mungkin terlalu banyak minum. Namun dengan demikian, warna urine ini masih normal. 

Tapi ketika kita terlalu sering memiliki warna urine yang bening, hal ini perlu diwaspadai. Karena bisa saja kita terlalu banyak minum atau sirosis dan virus hepatitis atau diabetes. Kondisi di mana kita akan terus menerus membuang air hingga kembali merasa haus. 

  1. Kuning Pucat

Kuning pucat adalah warna urine ini adalah warna urine yang normal.

  1. Kuning Terang

Jika berwarna kuning terang, hal ini dapat menandakan dua hal, menandakan kita mengalami dehidrasi ringan dan bukti bahwa kita memiliki vitamin B yang banyak pada darah.

  1. Kuning Tua / Gelap

Warna urine ini masih dapat dinilai cukup normal namun sudah masuk dalam kategori dehidrasi ringan. Ada beberapa obat pula yang menjadikan warna urine menjadi lebih gelap.

  1. Oranye

Warna urine yang telah masuk pada tahap dehidrasi, olahraga esktrim di iklim yang panas, hingga tanda masalah hati.

  1. Coklat

Jika memiliki warna urine seperti ini, kita harus sudah sangat waspada karena dapat berarti adanya penyakit hati, rhabdomyolysis (kematian jaringan otot) yang lebih cenderung ke warna coklat tua, merah tua atau berwarna seperti teh, hingga alkaptonuria (pecahnya dua jenis asam amino). 

  1. Kemerahan

Merahnya warna urine dapat terjadi karena adanya darah dalam urine (hematuria, pembesaran prostat, tumor di kandung kemih dan ginjal, dan adanya batu ginjal), banyak mengonsumsi obat pencahar (yang memiliki beberapa senyawa obat), hingga hanya karena mengonsumsi banyak buah bit, blackberry, dan rhubarb. 

  1. Hijau atau Biru

Warna ini sangat sekali jarang muncul. Namun jika memang warna urine yang dimiliki berwarna hijau atau biru, berarti kita memang memakan permen atau obat yang memiliki pewarna dengan kandungan Methylene Blue, konsumsi obat-obatan seperti Cimetidine, Amitriptyline, Indometasin, Promethazine, dan suplemen vitamin B, melakukan tes medis pada ginjal atau kandung kemih, adanya infeksi bakteri Pseudomonas aeruginosa, hingga adanya infeksi saluran kemih.

Baca Juga: Langkah Sekolah Islam Harapan Ibu dalam Deteksi Dini Kesehatan

Manfaat Minum Bagi Tubuh

Normalnya, tiap harinya kita perlu minum sebanyak 2 liter atau setara dengan 8 gelas. Bagi wanita hamil, disarankan 2.5 liter, dan ibu menyusui 3 liter tiap harinya. Karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, berikut merupakan 10 manfaat di antaranya (dilansir dari alodokter):

  1. Mencegah dehidrasi
  2. Menjaga kesehatan sendi dan otot
  3. Menurunkan berat badan
  4. Menyehatkan kulit
  5. Menjaga konsentrasi
  6. Mencegah dan mengatasi sembelit
  7. Mencegah batu ginjal
  8. Menjaga tekanan darah
  9. Membantu kinerja jantung 
  10. Meningkatkan stamina

Cara Mengatur Waktu Minum

Minum secara bertahap di tiap harinya lebih dibandingkan minum dengan jumlah yang banyak sekaligus. Berikut merupakan cara mengatur waktu minum berdasarkan dari artikel Siloam.

  1. Minum 1-2 gelas setelah bangun tidur
  2. Minum 1 gelas di saat sebelum dan setelah makan
  3. Minum 1-2 gelas ketika sedang lelah atau di waktu luang
  4. Minum 1-2 gelas di saat sebelum atau setelah melakukan aktifitas fisik
  5. Minum 1-2 gelas sebelum tidur

Jika kalian melakukan aktifitas fisik ditambah dengan cuaca yang panas atau sakit, disarankan untuk minum lebih dari perhitungan normal. Karena tubuh membutuhkan banyak cairan untuk melancarkan aliran darah.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lihat Postingan Terkait Lainnya

Tingkat DBD di Tahun 2025

Tingkat DBD di Tahun 2025

Musim hujan kembali datang. Lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) juga kian meningkat. DBD sendiri merupakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus dan memilliki gejala demam tinggi, flu, nyeri otot, nyeri sendi, ruam kulit, dan...

Sedekah Kurban, haruskah dilakukan?

Sedekah Kurban, haruskah dilakukan?

Sedekah kurban merupakan program yang dibuat untuk mengikutsertakan setiap orang beribadah kurban melalui nominal tertentu yang tentunya lebih murah dan menguntungkan bagi setiap individu. Dengan begitu, bagi mereka yang memang belum memiliki dana cukup untuk...