Glodok, Si Ikan Amfibi

  • Wednesday, 05 June 2013 11:14
  • Published in Iptek
  • Read 624 times

Glodok adalah sebuah kata yang sering kita dengar dan sering disebut-sebut orang. kalau mendegar kata ini, bayangan kita pun langsung tertuju pada pusat pertokoan dan tempat perbelanjaan. Namun, glodok yang satu ini bukanlah nama pusat pertokoan, melainkan sebuah nama satwa jenis ikan yang habitatnya adalah air payau.

Konon, ikan glodok ini terdiri dari beberapa sepesies dengan ukuran tubuh bervariasi, dari 15 cm sampai dengan 23 cm. Kalau sedang berenang di atas permukaan air, sepintas ikan ini lalu tampak seperti katak.

Sebutan "ikan amfibi" rasanya cukup tepat diberikan untuknya. Selain bisa hidup di air, ikan ini juga bisa berkelana ke darat seperti halnya katak. Organ pernafasannya berupa insang yang mengalami sedikit perbedaan, dimana dinding bagian dalam tutup insang dan  bilik insang berlipat-lipat dan memiliki banyak pembuluh darah. Selain dari itu, ia memiliki kemampuan bernafas di udara, selama insang dan tenggorokannya masih cukup basah untuk pertukaran oksigen pada pembuluh darah di daerah tersebut.

Ikan Glodok memiliki kemampuan melihat sama jelasnya antara di darat dan di ari. Hal ini disebabkan karena mata ikan glodok memiliki dua lapisan kornea dan kulit bagian dalam matanya berlapis-lapis yang manfaatnya adalah untuk menahan air serta mencegah kekeringan bila ia sedang didarat.

ikan glodok memiliki dua sirip dada yang cukup tebal dan keras menyerupai tungkai. dengan sirip dada yang menyerupai tungkai inilah ikan glodok berjalan di darat, sembari menyeret bagian belakang tubuhnya dan meyentakan ekornya. Walaupun demikian, ia juga mampu melompat sampai sejauh 6 meter. Di habitatnya, ikan jantan menggali lubang dengan mulutnya dan menyemburkan lumpur hasil galiannya untuk membentuk bibir lubang tadi sehingga menyerupai kawah gunung berapi. bila air laut surut, ikan glodok sering keluar dari air untuk berburu di daratan berlumpur. ikan glodok akan berjalan kian kemari sambil menyentakan ekornya untuk mencari mangsa buruannya.

Adapun hewan buruan ikan glodok dapat berupa cacing, serangga, juga ikan-ikan kecil. Karena itulah ikan glodok, termaksuk hewan karnifora. Namun demikian, jika ada ikan besar ikan glodok akan terancam jiwanya. Itulah hukum alam, ada yang dimakan, ada pula yang memakan.

Ditulis Oleh : Drs. Gordo Mikrodi ( Staff Ahli YHI-PP )

Rate this item
(0 votes)
IT

Harapan Ibu Islamic School Merupakan Yayasan Pendidikan Islam yang menerapkan sistem pendidikan berkonsep 3 pilar

Website: www.harapanibu.sch.id

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Kampus Harapan Ibu

Harapan IbuSekolah Islam Harapan Ibu menjunjung tinggi nilai-nilai moral islami. Kami memiliki tekad untuk terus memajukan kualitas pendidikan baik dari sisi fasilitas, tenaga pengajar hingga program-program non-akademik yang menunjang kreatifitas anak didik. Dengan berasaskan islami kami akan terus berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk anda.

Contact us

Silahkan hubungi kami jika ada pertanyaan seputar informasi mengenai harapan ibu yang belum ada di website harapan ibu